gadis_pemimpi
"jangan takut untuk bermimpi...karena semua berawal dari mimpi"
Cari Blog Ini
Senin, 29 Juli 2013
Bad day Part.1
udah banya cerita juga yang aku lewati...
dulu jaman pertama kali bikin blog ini, rasanya penuh impian dan ide"...dan kesalahan fatal karena aku gak nulis itu semua...alhasil semua ide-ide itu menguap lenyap tak berbekas. sediih.... :(
ini hari pertamaku buka blog ini lagi, maaf yah...karena hatiku sesak banget, sakit hati...dan aku gak tau harus mencurahkan uneg-uneg kemana lagi. rasanya seperti makan buah simalakama. kalo gak diungkapin, bisa-bisa hatiku nih meledak sesak banget. tapi kalau cerita ke seseorang, pastinya sama ajah bakal dicemooh. masalah hati, percintaan, dan pasangan yang udah aku yakinin ada dihatiku. tiba-tiba tersirat kejadian yang menyayat hati...sakiiit. tapi aku masih mau bertahan, bersamanya. karena aku yakin, ada sesuatu yang salah...bukan dia ataupun penyebab kegalauanku...tapi aku dan hatiku masalahnya. aku sama sekali gak bisa mengontrol emosiku sendiri. rasanya hatiku ini terbuat dari bahan bakar superrrr...jadi setiap ada kejadian yang kecil dan menyulut sepercik api pun...dia dengan mudah langsung terbakar membara. ada yang salah...ada yang aneh....kenapa aku bisa seperti ini?
berkali-kali aku mencoba tenang dan meredam sendiri amarahku...tapi gagal. setiap tersulut emosiku membuncah...berontak dan teriak agar semua orang tau perasaanku. amat sangat terlalu terekspresii. not good! i know, but i can't control my self! what's wrong with me?!
bahkan aku sadar, semua sikap dan kata-kata yang muncul saat emosiku yang mengambil alih tubuhku...menyakiti setiap orang yang ada disekitarku...terutama dia. dan dia pun terluka, kecewa, sakit. karena aku. aku yang membuat dia terluka. karena emosiku yang tak terkendali.
aku bingung harus berbuat apa?!
saat aku menulis ini pun, keadaan emosiku masih labil. setelah kejadian kemarin. Dia memutus hubungan komunikasi dengan ku. memang awalnya aku yang menjauh dan ingin sendiri. tapi aku gak bisa terlalu lama jauh darinya...hariku dan perasaanku jadi buruuk. setidaknya sebuah sms atau sebuah kata di telpon darinya...akan bisa jadi obat mujarab untuk mencerahkan hariku. tapi kali ini, dia memutuskan untuk tetap diam. dan benarr...hariku menjadi sangat buruuuk.
apa yang salah denganku? apa aku terlalu memaksakan hubungan ini? apa aku terlalu bersikap berlebihan?
jahatnya aku.... :(
Kamis, 30 Desember 2010
gadis_pemimpi
sebuah khayalan hebat yang sering terabaikan, dan hanya dianggap sebagai "bunga tidur". Terkadang menyimpan begitu banyak misteri dan ide cemerlang dalam kehidupan. Bayangkan saja, ketika seseorang tertidur dan bermimpi tentang sesuatu hal yang mustahil terjadi di kehidupan nyata dan dia berani untuk mewujudkan mimpi itu. Apa yang akan terjadi???
...penemuan baru...^_^
mimpi juga akan memberikan energi positif kepada pemiliknya...
so, mulailah bermimpi...dan berusahalah mewujudkan impianmu. ^,^
Bangku itu ....
Ketika cinta rahasia tak terbalas, sakit masih bisa di lalui...hanya cara melaluinya lah yang terkadang penuh rintangan.... di situ teruji sebesar apa rasa cinta yang terasa.... dan sekuat apa perasaan itu tumbuh.... apakah dapat diperjuangkan.... atau harus direlakan dan tersimpan.... dalam hati saja.... tanpa bisa terungkap.... .
Terik mentari yang menyengat, bagai ribuan jarum menusuk lembut di kulit yang tak terlindungi. Tapi tajamnya jarum itu sama sekali tak melukai apapun yang disentuhnya. Malah ia menyebarkan sejuta keindahan dan kenyamanan dalam hangatnya pagi yang cerah.
Kulalui jalan setapak yang jauh terbentang di tengah keramaian mesin-mesin yang berlarian. Suara- suara ricuh teredam oleh dinding kedap suara yang terbuat dari kesunyian hati. Semua terlihat seperti pantomim, hanya berupa tubuh bergerak, berlari, dan beraktifitas tanpa suara. Pandanganku pun tak berwarna, hanya hitam, putih dan abu-abu. Kemana semua keindahan yang dulu kurasa itu. Suara mesin yang berisik, suara yang terdengar parau, warna-warni khalayak. Semua benar-benar hilang dariku. Semua sensor dalam tubuhku sudah tak mendeteksi apapun. Mati. Sepi. Sendiri.
Kenapa ini?
Apa ini yang namanya patah hati?
Yang disebut orang sakit hati?
aku tak bisa mengerti semua keadaan ini. Keadaan asing yang paling asing dan terasing yang pernah aku alami. Keadaan yang benar-benar membuat bulu kudukku berdiri seketika setiap detik. Keadaan buruk yang aku alami.
Aku berharap jangan sampai ada seorang pun yang merasakan semua ini. Cukup aku saja. Cukup untuk merasakan betapa hampanya keadaan ini. Betapa suramnya pikiran ini. Dan betapa gilanya suasana galau ini.
Akhirnya aku menemukan sebuah tempat untukku melepas sejenak beban ini. Sebuah bangku, bangku yang cukup panjang untuk diriku yang sendiri. Dengan pemandangan yang cukup untuk memanjakan sekejap pikiran gilaku. Sebuah danau kecil dengan beberapa bunga teratai ungu yang masih belum mekar sebagian. Danau yang airnya tidak terlalu jernih, tapi cukup membahagiakan ikan-ikan air tawar yang sesekali terlihat menunjukkan kehebatannya berlompatan di udara. Disekitar danau terbentang sebuah taman dengan rumputnya yang hijau. Dan beberapa pohon besar yang rindang, melindungi komunitas yang ada di taman itu.
Kupandangi sejenak pemandangan ini. Sambil menikmati pantomim di sekitarku dan warna-warna alam yang masih tersisa di memori otakku. Kucoba menghirup udara sekitarku untuk melepas kepenatan yang memenuhi kepalaku ini. Kubiarkan sedikit udara segar menyentuh pikiranku. Berusaha melepas pekat yang menyelubungi otakku. Dan kurasakan aliran darahku pun sedikit membaik dan aliran dalam pembuluh nadiku mulai teratur.
Keheningan dan keramaian, aku tak bisa lagi membedakan suasana yang ada di sekitarku. Benar-benar hampa. Tak ada yang berarti untuk hidupku saat ini, kepalaku penuh dengan rasa sakit dan kenangan menyedihkan yang melayang-layang. Semua menambah keterpurukan diriku saat ini. Terpuruk dalam kenangan pedih, terpuruk dalam suatu harapan yang tak pasti, dan terpuruk dalam impian yang terlalu tinggi. Mungkin memang tak sepantasnya aku memimpikannya, aku tak punya hak untuk berharap pada suatu yang tak pernah memberiku harapan. Tetapi, kenapa hati ini begitu kuat? Kenapa hati ini masih menanti? Kenapa aku bisa seteguh ini memimpikannya?
Jauh di dalam hatiku, aku percaya bahwa tidak ada yang tidak mungkin. Tetapi tak bisa juga kuingkari kalau kenyataan tak seindah harapan. Terkadang memang kenyataan itu menyakitkan. Namun dalam suatu kejadian pasti ada hikmah yang dapat diambil. Percaya, Tuhan telah mengatur semua untuk makhluk-Nya. Jadi kuputuskan.... untuk melupakanmu. Aku harus benar-benar melupakanmu. Sudah cukup sakit ini kupendam, pedih ini mengiringiku, dan luka ini menemani hidupku. Sudah cukup semua. Sudah cukup penantianku.
Sekejap aku memejamkan mata, berusaha menyembunyikan semua perasaan lampau yang memang harus aku lupakan. Sejak dulu, kemarin, dan mulai saat ini. Kutarik napas panjang-panjang, dalam-dalam, dan kurasakan paru-paruku penuh dengan oksigen. Kutahan sejenak, dan kuhembuskan sekuat-kuatnya mewakili semua perasaan galauku yang terhempas bersama karbon dioksida yang terbang ke awan tanpa bekas. Haaaah..... kubuang semua, dan kurasakan perasaan yang luar biasa nyaman. Sudah lama aku tidak merasakan suasana senyaman ini. Aku baru sadar, aku sudah mencoba untuk merelakan semua dan mengikhlaskannya. Yak....ikhlas.
***